Beranda / Panduan / Arti Skor Similarity Turnitin dan Batas yang Wajar
Arti Skor Similarity Turnitin dan Batas yang Wajar
Angka similarity di laporan Turnitin sering dianggap sebagai "persentase plagiat". Sebenarnya angka itu hanya menunjukkan seberapa banyak teks naskah yang cocok dengan teks lain di basis data Turnitin.
Apa yang diukur skor similarity
Turnitin membandingkan naskah dengan halaman internet, publikasi ilmiah, dan naskah lain yang pernah dikirim ke sistemnya. Persentase similarity adalah porsi teks naskah yang ditemukan cocok dengan sumber-sumber itu. Skor 20% berarti sekitar seperlima teks memiliki kecocokan, bukan berarti seperlima naskah adalah hasil plagiat.
Kecocokan bisa berasal dari hal yang sah: kutipan yang sudah diberi sitasi, istilah teknis, nama instrumen, atau daftar pustaka yang ikut terhitung. Karena itu, laporan tetap perlu dibaca, tidak cukup hanya melihat angkanya.
Kategori kecocokan di laporan
Laporan Turnitin versi terbaru mengelompokkan kecocokan ke dalam beberapa kategori:
| Kategori | Artinya |
|---|---|
| Not Cited or Quoted | Teks cocok dengan sumber, tetapi tidak diberi sitasi maupun tanda kutip. Bagian ini yang paling perlu diperhatikan. |
| Missing Quotations | Teks sangat mirip dengan sumber dan ada sitasinya, tetapi tidak diberi tanda kutip. |
| Missing Citation | Teks diberi tanda kutip, tetapi sitasinya tidak ada. |
| Cited and Quoted | Teks diberi tanda kutip dan sitasi. Ini cara mengutip yang benar. |
Sumber kecocokan juga dibagi menurut asalnya: Internet sources, Publications, dan Submitted works (naskah yang pernah dikirim ke Turnitin).
Berapa batas skor yang wajar
Tidak ada satu angka yang berlaku umum. Setiap kampus, program studi, dan jurnal menetapkan batasnya sendiri, dan batas untuk skripsi bisa berbeda dengan tesis, disertasi, atau artikel jurnal. Banyak institusi di Indonesia menetapkan batas di kisaran 20 sampai 30 persen, tetapi pegangan yang benar tetaplah pedoman resmi kampus atau jurnal tujuan Anda. Tanyakan juga pengaturan apa yang mereka pakai, karena angka 25% dengan daftar pustaka dihitung sangat berbeda dengan 25% tanpa daftar pustaka.
Kenapa skor bisa berbeda antara dua kali cek
- Pengaturan pengecualian berbeda. Mengecualikan daftar pustaka atau kutipan bisa menurunkan skor cukup jauh.
- Basis data berbeda. Ada akun yang ikut membandingkan dengan naskah mahasiswa lain, ada yang tidak.
- Waktu pengecekan. Sumber baru terus bertambah, jadi naskah yang sama bisa menghasilkan skor berbeda di waktu lain.
- Naskah pernah tersimpan. Bila naskah pernah dikirim dan disimpan di repositori, pengecekan berikutnya bisa cocok dengan naskah itu sendiri.
Langkah setelah mengetahui skor
Bila skor di atas batas, mulailah dari sumber terbesar di laporan dan periksa apakah pengaturannya sudah sesuai aturan. Langkah lengkapnya ada di panduan cara menurunkan similarity Turnitin.
Ingin tahu skor naskah Anda dengan pengaturan pilihan sendiri? Cek plagiasi Turnitin di Riset Hub Rp15.000 per file, dengan laporan PDF lengkap.